10 Ramalan Kiamat yang Tak Terbukti

23 11 2009

Munculnya film “2012″ yang didasari ramalan kiamat dari kalender Maya membuat banyak orang membicarakan jaman akhir. Banyak yang menganggap ramalan itu sesat, namun ada juga yang sedikit percaya. Namun ternyata ramalan tentang kiamat yang kebanyakan berasal dari latar belakang keagamaan, sudah sering diungkapkan. Sepuluh di antaranya – yang kemudian terbukti meleset – adalah:

1. Ayam Peramal dari Leeds, 1806

Sejarah mencatat banyak tokoh yang menyatakan bahwa jaman akhir hampir tiba ditandai dengan kedatangan nabi. Tapi mungkin ‘nabi’ yang paling aneh adalah seekor ayam petelur dari kota Leeds, Inggris, 1806. Ayam ini awalnya disangka menghasilkan telur yang bertuliskan “Kristus akan datang”. Seiring menyebarnya kabar mujizat ini, banyak orang menjadi percaya bahwa kiamat hampir tiba – hingga seorang penduduk yang penasaran akhirnya mengawasi sang ayam ketika bertelur dan menyaksikan penipu yang menuliskan kalimat itu.

2. Kaum Millerite, 23 April 1843

Seorang petani di New England bernama William Miller, setelah beberapa tahun mempelajari Alkitab, menyimpulkan bahwa waktu yang dipilih Tuhan untuk menghancurkan dunia bisa disimpulkan dari penafsiran harafiah isi Alkitab. Ia menjelaskan ini pada siapa saja, bahwa dunia akan berakhir sekitar 21 Maret, 1843 dan 21 Maret, 1844. Ia berkotbah dan menerbitkan tulisan cukup banyak dan memimpin ribuan orang (yang disebut kaum Millerite) yang meyakini bahwa tanggal pasti kiamat adalah 23 April 1843. Banyak yang menjual atau menyumbangkan semua harta miliknya karena percaya semuanya tak dibutuhkan lagi; tapi ketika tanggal 23 April datang (tapi Yesus belum juga datang) maka grup itu pun dibubarkan – lalu sebagian dari mereka membentuk gerakan yang hingga kini dikenal sebagai Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (Seventh Day Adventist)
Baca entri selengkapnya »





Berlalunya Ramadhan & Idul Fitri

28 09 2009

Senin, hari ini masuk kerja kembali setelah selama seminggu lebih menjalani cuti Lebaran. Semangat harus terus ditingkatkan kembali untuk menjalani pekerjaan seperti biasanya.

Dikantor pagi ini ada Tool Box Meeting, setelahnya langsung acara halal bihalal, saling maaf & bermaafan antara seluruh staff & karyawan. Dilanjutkan acara makan-makan, pagi ini rasanya lontong cap go me enak sekali mengisi perut yang sejak semalam belum diisi karena baru sampe dikostan jam setengah sebelas malam, setelah pulang mudik dari kampung halaman.

Ramadhan & Idul Fitri telah berlalu, semoga setelah menjalani puasa satu bulan penuh dan merayakan Lebaran, semangat Ramadhan dan semangat Idul Fitri tetap ada diaktivitas kita sehari-hari selanjutnya. Amin….





Selamat Idul Fitri

16 09 2009

Hari ini, pekerjaan kantor sebelum after lunch diusahakan sudah tuntas, hand over pekerjaan dengan rekan kerja sudah selesai. Pengajuan cuti untuk mudik “Idul Fitri 1430 H” sudah lama diajukan dan sudah disetujui oleh bos. Mendekati jam 12 siang, konsentrasi sudah pecah, karena besok sudah siap terbang ke kampung halaman di Prabumulih ~ Palembang, ticket pesawat sudah ditangan..

MUDIK, kegiatan rutin yang hampir saya jalani setiap tahun dan banyak juga rekan-rekan muslim yang menjalankannya juga… bertemu, berkumpul, bercengkrama dengan keluarga besar sangatlah indah dihari yang mulia & kembali fitri……..

Sebelum besok mau mudik, saya ucapkan :
Kartu_Lebaran

1430 H, Mohon Maaf Lahir & Bathin. Salam untuk semua Keluarga.





Mudik Lebaran Itu Mulia

15 09 2009

DSC00938

SAUDARAKU yang dirahmati Allah SWT. Momentum Idul Fitri memberikan peluang bagi seluruh umat Muslim, kembali ke desa atau kampung halamannya masing-masing untuk mudik Lebaran, paling tidak sekali dalam setahun.

Khasanah religius di setiap perayaan Hari Raya Lebaran memiliki makna mendalam dalam konteks silaturahim dengan saling memberi maaf kepada sesama. Melalui Idul Fitri, seluruh umat Muslim dituntut untuk mampu melakukan pemaknaan kembali terhadap fitrah kemanusiannya.

Para pemudik yang rata-rata merindukan nilai-nilai kebersamaan, itu berkumpul bersama keluarga di hari yang fitri untuk saling memberi maaf, setelah sekian lama tidak bersua karena kesibukan masing-masing.

Maka dengan Idul Fitri kebermaknaan manusia diukur dari seberapa dalam kemampuan dirinya melakukan olah rohani untuk berhubungan dengan Tuhannya secara vertikal, serta kemampuannya merajut jalinan kasih dengan sesama manusia secara horizontal.

Mudik Lebaran merupakan sebuah rutinitas tahunan yang senantiasa terjadi menjelang Idul Fitri. Macam-macam cara ditempuh orang untuk menyiapkan kepulangannya. Pulang ke kampung halaman di dunia ini, atau ke kampung halamannya di akhirat kelak.

Baca entri selengkapnya »





Manusia Taat Waktu

27 08 2009

J0341439SALAH satu simpul ajaran agama Islam yang sangat mendasar adalah agar kita membiasakan hidup dengan menghargai waktu. Allah SWT menegaskan pentingnya mentaati waktu, bahkan karena saking pentingnya, Allah sampai-sampai memulai firman-Nya dengan sumpah, seperti bisa kita baca dalam Alquran surah al-Ashar.

“Demi masa (waktu). Sungguh, manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan saling menasihati supaya menaati kebenaran dan saling menasihati supaya menetapi kesabaran.” (QS 103:1-3).

Salah satu contoh wujud dari menghargai waktu adalah kesepakatan Nabi Muhammad dengan masyarakat yang dituangkan dalam mitsaq al-madinah. Kontrak sosial yang populer sebagai Piagam Madinah ini merupakan common platform yang mengikat perjanjian untuk hidup bersama, gotong royong, saling melindungi, dan saling menghormati antarseluruh warga masyarakat.
Baca entri selengkapnya »