Ukuran Loyalitas Seorang Karyawan

Tampaknya pada era sekarang yang namanya loyalitas dalam bekerja sudah tidak lagi berpatokan kepada lamanya waktu dia bekerja di perusahaan, akan tetapi lebih melihat kepada seberapa besar kontribusi dan professionalisme seseorang karyawan dalam bekerja di perusahaan.

Namun memang bagi perusahaan yang masih menghargai loyalitas karyawannya akan sangat baik bila dapat memantain motivasi kerja dan kinerja karyawannya dengan nilai diatas rata-rata.

Jujur sekarang ini masih banyak perusahaan yang memberikan penghargaan kepada karyawan berdasarkan loyalitas kerjanya. Seperti adanya faktor lama bekerja menjadi salah satu pertimbangan pemberian bonus. Adanya pemberian gift ataupun award bagi karyawan yang sudah bekerja 5, 10, 15 dan 20 tahun di perusahaan, dsb.

Pada dasarnya hubungan loyalitas kerja dengan penghargaan baik yang bersifat tangible maupun yang tangible tsb adalah sah-sah saja kok, selama si karyawan memang tetap memiliki motivasi dan kinerja yang baik dalam perjalanan karir di perusahaan tersebut.

Menurut saya, ukuran loyalitas itu diukur dari :

Semaksimal apa seorang karyawan menggunakan kemampuannya untuk memberikan kontribusi lebih kepada perusahaan tempat ia bekerja sekarang.

Maksimal adalah tidak mengatakan “ah, saya sih terserah aja, saya digajinya segitu… ngapain juga ngasih lebih” tetapi mengatakan “OK, sekarang gajiku segini, tetapi kan saya bekerja untuk Tuhan dan atas nama keluarga saya?!, jadi apa salahnya memberikan yang lebih hebat dari kemarin?”

Jadi hampir tidak berhubungan antara LAMANYA seseorang bekerja di sebuah perusahaan/organisasi dengan LOYALITASNYA.

Bahkan, Anda tahu, banyak sekali orang-orang yang terus bekerja di suatu perusahaan, bertahun-tahun lamanya, dengan kontribusi yang “mediocre” dan menjadi benalu di perusahaan tersebut, sebab perusahaan tidak diperkenankan memecatnya.

Dalam kenyataan sehari-hari, perusahaan sesungguhnya hanya mengharapkan loyalitas ditunjukkan dalam bentuk hasil kerja yang tinggi dari setiap Karyawan. Menjadi penting sekali bagi Perusahaan untuk menyimak secara teliti dan obyektif bila suatu hari mendapati kenyataan tampilan loyalitas adalah kinerja Karyawan yang rendah walaupun masakerjanya lama.

Pada akhirnya harus dilakukan pendekatan bottom-up, segenap kenyataan di lapangan yang menuntut adanya penghargaan loyalitas (masakerja) harus berkaitan dengan upaya peningkatan kinerja.

Ini menurut saya loh…terima Kasih.

Wong Prabu

Tentang julidf

Saya adalah seorang karyawan swasta yang pekerja keras, dan telah menikah serta mempunyai dua orang putra berusia 15 & 2,5 tahun.
Pos ini dipublikasikan di Berita & Informasi, Catatan Harian, Umum dan tag , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Ukuran Loyalitas Seorang Karyawan

  1. anton berkata:

    Memang benar adanya seperti itu, pengalaman saya kenapa tidak kalau ada yang lebih baik dari yang sekarang….thanks.

  2. herry berkata:

    “Karyawan hanya akan loyal terhadap perusahaan tempatnya bekerja jika menemukan kenyamanan dan rasa aman”. Menurut saya itu hanya bualan, rasa aman dan nyaman bagi karyawan lebih diperuntukkan apabila gajinya cukup untuk memenuhi kebutuhannya. Loyal lebih diartikan mencintai pekerjaan, bekerja dengan hati dan sepenuh hati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s