Sriwijaya FC Seri Lagi

imagesMeski mendominasi sepanjang pertandingan namun Sriwijaya FC harus puas berbagi angka 2-2 melawan Pelita Jaya dalam laga ujicoba di Stadion Gelora Jakabaring, Hari Minggu.

Pasukan Rahmad “RD” Darmawan bahkan ketinggalan lebih dulu oleh tim tamu melalui aksi impresif striker muda The Young Guns julukan Pelita, Wira Hadi menit ke-29 dan 37. Beruntung Laskar Wong Kito memiliki Rahmat “Poci” Rivai dan Zah Rahan yang mampu menyamakan kedudukan masing-masing di menit ke-19 dan 46.

Terkait dengan hasil ini, pelatih Rahmad Darmawan mengakui timnya sempat kehilangan konsentrasi, terutama lini belakang. Selain itu padatnya jadwal usai libur lebaran juga menjadi faktor. Dia hanya menyiapkan pasukan hanya satu hari, waktu yang dirasakannya kurang untuk mengembalikan performa pemainnya usai liburan satu pekan. Skuadnya tidak dalam permainan terbaiknya.

“Tempo main kita tidak terlalu baik. Ini situasi yang sulit. Pemain kurang tenang saat menghadapi serangan lawan. Terutama organisasi lini belakang. Tetapi jujur saya senang ketemu Pelita yang banyak melakukan variasi. Ke depan saya terus melakukan pembenahan terutama mengembalikan performa pemain,” ujarnya.

Inisiatif Menyerang Sejak kick off, Kayamba cs mengambil inisiatif menyerang. Beberapa peluang didapatkan. Salah satunya tandukan Rahmat Rivai, namun masih melenceng jauh ke sisi kanan gawang. Sementara Pelita balik melakukan serangan balasan melalui Esteban dan Wira Hadi, namun kandas di kaki pemain belakang yang dikawal bek Bobby-AA Ngurah “Nanak” Wahyu Trisnajaya. Tembakan keras Firman Utina diamankan kiper Hendro Kartiko.

SFC unggul terlebih dahulu melalui Poci. Bermula dari kemelut di depan gawang Pelita, Zah Rahan kemudian bekerjasama satu dua dengan Kayamba. Selanjutnya kapten SFC ini memberikan umpan kepada Rahmat Rivai yang tidak terjaga. Dengan sekali sentuhan striker anyar Tim Wong Kito ini mampu menundukkan kiper Pelita Dian Agus di menit ke-19.

Namun 10 menit berselang, Pelita mampu menyamakan kedudukan. Memanfaatkan kelengahan lini belakang SFC, striker tim lawan Wira Hadi berhasil membobol gawang Hendro di menit ke-29. Anak asuh RD meningkatkan serangan.

Namun serangan balik Pelita justru merepotkan pertahanan SFC. Pendukung tuan rumah bahkan terdiam saat Wira Hadi kembali membobol gawang SFC di menit ke-37. Proses gol pun sama yakni akselerasi Esteban dari sisi kanan dan memperdaya pemain belakang SFC. Ketinggalan 1-2, Arif cs kemudian meningkatkan serangan, usaha anak asuh Rahmad Darmawan membuah hasil melalui tendangan keras Zah Rahan di menit ke-46. Kedudukan 2-2 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Babak kedua tidak ada gol tercipta. Kedua pelatih baik Rahmad Darmawan maupun Fandi Ahmad melakukan pergantian pemain. Usaha Ponaryo yang melakukan tendangan keras dari luar kotak penalti mampu diblok kiper Dian Agus. Begitu tendangan akrobatik Kayamba gagal berbuah gol. Di menit ke-80, RD mengganti Nasuha dengan Isnan Ali dan memasukkan Octa menggantikan Tony, kemudian menarik Arif yang digantikan Mustafa Aji. Namun pergantian ini tidak membuahkan hasil. Kedudukan tetap bertahan 2-2 hingga wasit Mardia yang memimpin pertandingan meniup peluit tanda pertandang pertandingan berakhir.

Sumber : Sriwijaya Post

Tentang julidf

Saya adalah seorang karyawan swasta yang pekerja keras, dan telah menikah serta mempunyai dua orang putra berusia 15 & 2,5 tahun.
Pos ini dipublikasikan di Artikel, Olah Raga, Sepak Bola dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s