Aktivitas Syuting Julia Roberts di Bali

julia-robertsSetelah rencana kedatangan Miyabi, negeri ini dihebohkan dengan kedatangan Julia Roberts. Aktris peraih Oscar ini melakukan syuting film di Bali selama sebulan. Namun, sulit sekali melihat sosok si “Pretty Woman” itu.

Julia Fiona Roberts atau lebih dikenal Julia Roberts sedang berada di Pulau Dewata untuk syuting film terbarunya yang bakal rilis di tahun 2011, Eat, Pray, Love (EPL). Film ini dibuat berdasarkan novel dengan judul yang sama karangan Elizabeth Gilbert.

Selain di Bali, film ini mengambil setting di New York (AS), Roma (Italia), dan Cherrapunjin (India). Proses pencarian lokasi syuting telah dimulai sejak setahun lalu dan syuting perdana dimulai sejak 2 Agustus 2009 di New York.

Film EPL digarap oleh rumah produksi milik Brad Pitt, Plan B Entertainment bekerja sama dengan Columbia Pictures. Disutradarai oleh Ryan Murphy dan dibintangi oleh beberapa bintang lokal dari masing-masing negara.

Sejumlah warga asli Bali pun antusias mengikuti kasting, namun siapakah yang akan mewakili Indonesia bermain bersama Julia masih merupakan suatu tanda tanya besar. Claire Raskind, publisis dari Film EPL belum memberikan bocoran.

Syuting dimulai Kamis (15/7) di Desa Bentuyung, Ubud. Setelah itu syuting akan dilaksanakan di sejumlah lokasi masih di Ubud seperti, daerah Pasar Ubud, Jalan Monkey Forest, dan Ringgen. 80 kru film asal berbagai negara dan 250 kru lokal terlibat. Jasa pawang hujan tak luput disewa untuk menjaga cuaca tetap baik.

Salah satu tokoh yang dikasting akan berperan sebagai dukun terkenal Bali, Ketut Liyer. Hari pertama syuting di Bali pun semula akan dilakukan di kediaman Ketut Liyer di Desa Pengosekan, Ubud. Dalam ceritanya, tokoh Elizabeth sering mengunjungi dukun yang telah buka praktik sejak remaja itu untuk belajar meditasi.

Namun, syuting di tempat itu terpaksa diundur, karena belum menemukan pemeran Ketut Liyer yang cocok. Orang itu haruslah pria tua, bisa berbahasa Inggris, dan bisa memimpin upacara keagamaan. Rumah Ketut Liyer sendiri sudah dipersiapkan untuk keperluan syuting sejak tanggal 7 Oktober.

Ketut Liyer tidak ingin memerankan dirinya sendiri karena alasan kesehatan. “Kakek ada penyakit dan dilarang juga sama anak Kakek. Lagipula Kakek sudah tua nanti takutnya malah jadi ganggu,” ungkapnya dengan polos.

Akhirnya syuting beralih ke adegan lain di lokasi berbeda, di Desa Bentuyung. Tepatnya di sebuah rumah penduduk di tengah sawah. Syuting pun dijaga ketat oleh petugas keamanan. Tidak main-main, dari pengamatan tabloidnova.com, mulai para pecalang, polisi, dan petugas keamanan dari EPL berjaga-jaga di pintu masuk dari sebelah selatan dan utara lokasi syuting. Bahkan dari daerah Tega Lalang sejauh 1,5 km dari lokasi syuting, sudah terdapat penjagaan dari Polisi.

Ketatnya pengawalan menyebabkan tidak sekalipun bintang utamanya, Julia Roberts, terlihat. Padahal, selain Julia, Brad Pitt, konon juga sedang berada di Bali.

Alhasil, para fotografer, wartawan ataupun penggemar yang datang dibuat gigit jari. Ya, rupanya butuh kesabaran ekstra untuk melihat batang hidung Julia saja.

Sumber : Sripoku.com

Tentang julidf

Saya adalah seorang karyawan swasta yang pekerja keras, dan telah menikah serta mempunyai dua orang putra berusia 15 & 2,5 tahun.
Pos ini dipublikasikan di Artikel, Berita & Informasi, Pekerjaan, Umum dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s